You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wagub Minta Gedung di Jakarta Diperiksa Ketahanan Terhadap Gempa
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Sandi Minta Gedung Bertingkat Dipastikan Keamanannya

Gempa berkekuatan 6,1 skala richter yang berpusat di laut dekat Selat Sunda, atau 43 Kilometer arah selatan Provinsi Banten turut dirasakan di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.

karena pas saya lagi bicara, ini (lampu) goyang-goyang loh bunyi krek krek krek gitu

Saat gempa terjadi sekitar pukul 13.24, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, sedang melakukan pertemuan dengan sejumlah presenter televisi. Sadar terjadi gempa Sandi mengaku sempat panik namun berusaha tenang.

"Saya panik juga sebetulnya, karena pas saya lagi bicara, ini (lampu) goyang-goyang loh bunyi krek krek krek gitu," kata Sandi, Selasa (23/1).

Gempa, Pasien RSIA Budhi Jaya Dievakuasi

Sejurus kemudian, lanjut Sandi, teman-teman dari media juga berteriak gempa gempa. Biro KDH dan KLN pun langsung mengawal kami semua keluar gedung untuk memastikan situasi aman.

Mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Sandi meminta gedung bertingkat, khususnya milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI agar dipastikan keamanannya. Sebab, tidak sedikit gedung yang telah berusia cukup tua.

"Ketahanan gedung perlu jadi perhatian. Saya minta semua gedung dipastikan dalam kondisi prima dan aman," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6786 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6161 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1401 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1285 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1274 personAnita Karyati